Seketariat RAPI Kota Bandung: Jalan Braga (Gedung PGN) Lt II.

Tuesday, March 25, 2014

Z 10 AD dan JZ 10 BFJ Masuk Busa Balon? Ketua RAPI Bandung


Bursa bakal calon pemilihan Ketua Rapi Kota Bandung yang bakal di usung dalam Muskot tanggal 27 April mendatang, sebelum mencuat di media jejaring sebenarnya sudah santer dan dapat dikatagorikan akan cocok dan mampu mengurus organisasi radio di Kota Bandung. Mereka di antaranya JZ 10 AD dan JZ 10 BFJ, bahkan ada beberapa nama dari belahan timur Kota Bandung yang terendus. Namun belum ada keterbukaan baik dari calonnya sendiri maupun dari para pendukungnya. Mungkin dikarena berbagai hal. Dua nama yang berhasil dimintai pendapatnya tentang santernya bakal "bertarung" di Muskot nanti adalah Zaenudin dan Fajar Hendrawan, SH. Keduanya ketika ditanya menyerempet bakal calon, terlihat mimik mukanya santai santai saja namun terlihat tegas. Fajar ketika diminta pendapatnya tentang kesanteran namanya atau disebut sebut bakal turut di ajang pemilihan, ia menjawab " Saya tidak berminat dan belum, karena saya tahu diri dan saya merasa belum pantas. Walaupun ada yang mencalonkan saya, tetap akan saya tolak karena saya tahu etika. Siapapun kelak nanti yang terpilih kita tetap wajib mendukung, " Katanya yang kini duduk sebagai Ketua Panitia Muskot. Fajar yang memang dinilai memiliki figur sebagai pimpinan ini, memang selama berkecimpung di organisasi dinilai paling getol mampu berdiskusi dan hebatnya mau menerima masukan dari berbagai kalangan dan tingkatan, dan hebatnya ia berani mengakui kehilapan apabila ada yang mengkritiknya. Berbagai kegiatan cukup besar yang dilaksanakan rengrengan Rapi Kota Bandung, selalu berhasil dengan baik. Demikian juga hubungan dengan berbagai instansi terbina, sehingga segala sesuatu yang menyangkut kerjasama antar instansi selalu dengan keberhasilan. Hal yang sama ketika Mahardika mengkonfirmasi kebenaran tentang santernya Zaenudin yang sudah melintang di kancah organisasi dan pernah mengurus Lokal 04 Cibeunying, menjawab dengan cepat dan tepat " Amit amit" saya tidak mencalonkan sebagai Balon, kalau saja ada yang menggiring saya, terimakasih atas kepercayaannya. Menurut beberapa anggota RAPI di Kota Bandung, memang keduanya cocok untuk mengurus organisasi, keduanya memiliki kelebihan dalam bidang masing masing. Tapi keduanya pun tetap mengakui bahwa kemampuannya itu kelak tetap akan disumbangkan kepada siapa saja, guna RAPI Kota Bandung lebih baik. (Lilis Maghita B)